Kehadiran penyedia jasa pinjaman tanpa jaminan online yang terus tumbuh bak jamur di musim hujan, semakin menarik minat orang-orang untuk mencoba layanan ini. Selain bisa mendapatkan pembiayaan secara instan, layanan ini juga menawarkan kemudahan dan sejumlah kelebihan-kelebihan lainnya. Hal tersebut tentu saja menggiurkan.

Namun, dibalik setiap perubahan positif, pasti selalu saja ada pihak yang ingin mengambil dan mengeruk keuntungan secara sepihak. Di luar sana, fasilitas kredit tanpa agunan (KTA) Online banyak dijadikan tameng bagi para rentenir untuk mendapatkan uang secara besar-besaran. Jangan pernah menganggap rentenir itu kuno dan banyak bermain secara tradisional, karena para lintah darah tersebut banyak yang telah memanfaatkan internet dalam melancarkan aksinya pada kita, sasaran empuk yang harus tetap selalu waspada.

Untuk itu, sebagai pengguna yang pintar dan bijak, ketahui bagaimana cara membedakan KTA Online yang terpercaya dan mana yang bukan. Berikut ini kami akan jelaskan secara lengkap!

Persyaratan yang sangat mudah jika dibandingkan produk serupa

Bagi kita yang ingin mengajukan pinjaman lewat KTA Online, janganlah mudah tergiur oleh iming-iming persyaratan yang sangat mudah. Coba deh kita perhatikan baik-baik, mana ada pihak rela memberikan pinjaman dengan syarat hanya sebuah KTP? Dari situ saja sudah terdengar sangat tidak masuk akal. Padahal, syarat-syarat yang biasanya diberikan oleh pihak penyedia jasa KTA Online terpercaya dan diawasi OJK adalah KTP/SIM/Paspor, NPWP, dan berkas-berkas penting lainnya. Oleh karena itu, jika ada yang menawarkan seperti ini, lebih baik jika diabaikan atau ditolak saja, daripada berujung kerugian pada kita.

Iming-Iming bunga yang rendah

Poin selanjutnya yang seringkali menggoda kita sebagai calon debitur adalah iming-iming bunga yang rendah. Siapa sih yang akan menolak jika ada pinjaman berbunga sangat rendah atau bahkan nol persen? Nah, melihat keadaan tersebut, para penipu ini bergerilya dan menawarkan pinjaman dengan bunga ringan. Padahal, jika diperhatikan secara seksama, ternyata bunga yang sangat rendah itu diaplikasikan secara harian, lho. Kalikan saja bunga harian tersebut dengan masa pinjaman, dan kita akan jumpai jumlah akhir yang sangat mencengangkan. Sangat merugikan bukan? Jadi, cobalah untuk memperhatikan dengan baik ya perhitungan bunganya seperti apa.

Baca Juga: Minimal Pendapatan Untuk KTA HSBC Memudahkan Anak Muda Memperoleh Modal Usaha

Tidak gamblang mengenai perhitungan pembayaran

Para penipu berkedok penyedia jasa pinjaman biasanya akan mempengaruhi kita untuk mengajukan pinjaman pada mereka. Setelah kita berhasil terjebak di dalamnya, kita akan mengalami penderitaan berupa bunga yang sangat tinggi dan waktu yang mengikat. Biasanya mereka tidak memaparkan hal ini secara jelas dan terstruktur di awal akad pinjaman dan kita hanya terima beres saja. Padahal dibalik itu, ada derita yang siap menimpa diri kita jika kita tidak awas.

Cek lembaga peminjaman tersebut di OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sangat bertanggung jawab terhadap arus dan aktivitas yang terkait keuangan di Indonesia. Penyedia jasa KTA Online yang baik dan terpercaya bisa terlihat dari adanya sertifikasi resmi dari OJK, sehingga kita tidak perlu khawatir lagi. Berbeda dengan para penipu, dimana lembaga mereka biasanya tidak akan terdaftar dalam OJK sehingga bisa saja membahayakan kita di masa mendatang. Sebagai debitur yang kritis, ada baiknya untuk mengecek calon lembaga peminjaman tersebut sudah bersertifikasi OJK atau belum, agar jika terjadi apa-apa, kita bisa melakukan tindakan hukum yang berlaku.

Nah, itulah tips-tips menyangkut pinjaman KTA Online yang harus kita perhatikan sekali. Jangan sampai kita terjebak pada rayuan maut para penipu, ya. Lantas, jika kita membutuhkan pembiayaan lewat kredit tanpa agunan, klik link https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan. Disana kita akan dapati informasi lengkap tentang proses pengajuan pinjaman yang sangat lengkap, jadi kita tidak perlu khawatir lagi deh jika masih ada kebingungan terkait KTA Online ini. Tergoda untuk mencobanya?