Pengendara motor yang masih remaja memang rentan terkena tilang karena melanggar peraturan lalu lintas. Biasanya para remaja menggampangkan masalah cek denda dan bayar tilang menggunakan internet karena merasa mampu. Padahal, ada hal besar lainnya yang mengintai remaja pengendara motor yaitu kecelakaan lalu lintas.

Disadari atau tidak, lima hal berikut ini memang membuat remaja rentan mengalami kecelakaan motor:

Tidak Mematuhi Peraturan Lalu Lintas

Peraturan lalu lintas bukan hanya untuk membatasi kebebasan para pengguna jalan raya. Melainkan untuk melindungi para pengguna jalan raya dari risiko kecelakaan. Remaja pengendara motor yang melanggar peraturan lalu lintas bisa mengalami kecelakaan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Terutama ketika sedang melintas di jalan raya atau jalanan yang padat penduduk.

Mengendarai Motor dengan Kecepatan Tinggi

Para pengendara motor boleh memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di jalan raya yang sepi. Batas kecepatannya pun harus diatur agar tidak menyebabkan risiko kecelakaan semakin tinggi. Sayangnya, remaja yang mengendarai motor justru sering kebut-kebutan di tempat yang ramai. Hal tersebut jelas meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas yang fatal bagi diri sendiri maupun orang lain.

Menggunakan Telepon saat Mengendarai Motor

Smartphone yang diselipkan di helm bukanlah solusi bagi Anda yang ingin menggunakan telepon sambil mengendarai motor. Karena perilaku tersebut tetap berisiko mengganggu konsentrasi saat berkendara. Sayangnya, kesalahan berkendara tersebut kerap dilakukan para remaja saat melintasi jalan raya. Alangkah lebih baik bila Anda menepi di tempat yang aman bila memang harus menjawab panggilan telepon yang penting.

Baca Juga: Inilah Cara dan Trik tidak Terjebak KTA Online Abal-Abal

Memakai Earphone ketika Mengendarai Motor

Mengendarai motor dalam jarak jauh memang membosankan. Namun, kebosanan bukanlah alasan yang boleh digunakan untuk memakai earphone ketika mengendarai motor. Mendengarkan musik saat naik motor tentu akan memecah konsentrasi. Di samping itu, Anda akan kesulitan mendengar klakson atau peringatan palang pintu kereta saat berkendara. Sehingga tak mengherankan bila banyak remaja mengalami kecelakaan akibat penggunaan earphone.

Malas Menggunakan Helm

Tak ada alasan yang memperbolehkan Anda untuk enggan menggunakan helm saat mengendarai motor. Sayangnya, justru banyak remaja pengendara motor yang malas menggunakan helm. Apalagi bila hanya naik motor untuk menempuh jarak dekat. Padahal, jarak sedekat apa pun tetap memiliki risiko kecelakaan lalu lintas yang sama. Para remaja harus mendapatkan edukasi mengenai pentingnya kebiasaan menggunakan helm saat naik motor.

Jangan sampai Anda, keluarga, atau sahabat Anda termasuk golongan remaja pengendara motor yang lalai menaati peraturan lalu lintas. Berkendara sesuai peraturan lalu lintas akan mendukung keamanan dan kenyamanan Anda selama berada di jalan raya.

Nah kamu yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai cek denda dan biaya tilang secara lengkap dengan membaca dan mengunjungi artikel yang telah di buat oleh Cekaja.com. Silahkan mengunjungi laman https://www.cekaja.com/info/kena-razia-begini-cara-cek-denda-dan-bayar-tilangnya/