Ketika Anda berniat untuk memiliki rumah, tentunya Anda juga harus siap dengan segala macam dana yang akan dikeluarkan. Pasalnya, biaya yang perlu dikeluarkan untuk membeli ataupun membangun rumah tidaklah sedikit. Akan ada banyak biaya yang perlu dipertimbangkan, mulai dari mengurus pajak bumi bangunan hingga biaya perawatan rumah itu sendiri.

Mungkin seringkali Anda dihadapkan pada situasi mendadak dimana kamar mandi mengalami kerusakan, terjadi gangguan pada bola lampu, kebocoran di atap rumah, serta masalah lainnya yang mengharuskan Anda untuk merenovasi rumah. Tentunya secara tidak langsung, kebutuhan-kebutuhan tersebut akan memakan biaya yang tidak sedikit.

Sehingga untuk bisa memenuhinya, Anda punya dua pilihan pembiayaan, yakni pinjaman uang kredit tanpa agunan atau kredit renovasi. Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda, dimana kredit tanpa agunan (KTA)  menawarkan kemudahan dan kredit renovasi menawarkan bunga yang lebih kecil. Terdapat kelebihan maupun kekurangan dari masing-masing jenis pembiayaan.

Berikut uraian mengenai kredit tanpa agunan vs kredit renovasi :

Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Walaupun tidak diciptakan secara khusus untuk membiayai renovasi rumah, namun kredit tanpa agunan dapat menjadi pilihan pembiayaan yang tepat karena beragam kemudahannya.

Kelebihan

  • Prosesnya yang cepat
  • Tidak butuh agunan atau jaminan
  • Persyaratan yang gampang
  • Banyak penyedia jasa KTA di luar sana

Kekurangan

  • Bunga yang dipatok cukup tinggi
  • Limit pinjaman yang terbatas
  • Tenor waktu yang pendek

Kredit Renovasi

Produk kredit renovasi sengaja diciptakan oleh penyedia jasa pinjaman (dalam hal ini bank) untuk membiayai kebutuhan dana terkait renovasi hunian.

Kelebihan

  • Bunga yang dtawarkan lebih kecil dibanding KTA
  • Jumlah pinjaman lebih besar dibanding KTA
  • Tenor pinjaman yang lebih lama dibanding KTA

Kekurangan

  • Kita harus menjaminkan barang atau agunan pada Bank
  • Persyaratan yang jauh lebih rumit
  • Waktu pencairan yang tergolong lama
  • Tidak semua bank memiliki produk jenis ini

Melihat perbandingan di atas, jika Anda membutuhkan dana renovasi yang besar  dan tenor waktu yang lama, maka kredit renovasi menjadi pilihan tepat. Namun, jika Anda tidak membutuhkan dana yang besar, serta mementingkan kemudahan, maka KTA bisa jadi jawabannya. Berikut ini tips yang bisa Anda gunakan sebelum melakukan pinjaman :

Selalu Melihat Kondisi Keuangan

Poin ini sangatlah penting karena disinilah terlihat sejauh mana kemampuan membayar angsuran tiap bulannya. Untuk rasio hutang sendiri, hanya boleh maksimal 40% dari total pendapatan yang ada.

Pilih Penyedia Jasa Pinjaman yang Menguntungkan

Lakukan riset kecil-kecilan untuk melihat, manakah penyedia jasa pinjaman yang menawarkan keuntungan-keuntungan seperti bunga yang lebih kecil, tenor pinjaman yang panjang, dan masih banyak lainnya.

Selalu Seksama dengan Syarat dan Ketentuan

Nah, poin inilah yang seringkali terlewat. Cobalah untuk memperhatikan lebih detil  syarat dan ketentuan apa yang dibebankan untuk kita sebagai peminjam, termasuk biaya-biaya apa saja yang dibutuhkan selama pinjaman berlangsung.

Sesuaikan dengan Target

Buatlah rencana renovasi yang matang. Catat semua pos-pos yang harus diperbaiki dengan cermat, lalu kalkulasikan hasil akhirnya. Janganlah impulsif untuk melakukan dekor tambahan pada bagian-bagian yang bukan menjadi prioritas utama renovasi.

Nah, sudah terjawab dong manakah produk pinjaman yang paling tepat untuk membiayai renovasi hunian tercinta. Oleh karena itu, pilihlah produk yang disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk Anda yang membutuhkan pembiayaan berbasis KTA, Anda bisa klik laman berikut ini https://www.cekaja.com/kredit-tanpa-agunan. Dapatkan info-info lengkap seputar pinjaman online yang cepat, mudah, dan terpercaya melalui CekAja.com, karena telah resmi terdaftar di OJK. Selamat mencobanya!